Pengertian Dan Teladan Dataran Tinggi, Gunung, Danau, Lembah, Sungai
1. Dataran Tinggi
Dataran tinggi adalah suatu kawasan berbentuk datar di permukaan bumi yang mempunyai ketinggian lebih dari 500 meter di atas permukaan laut. Dataran tinggi biasanya mempunyai suhu udara yang sejuk dengan tanah yang subur sehingga cocok dipakai untuk pengembangan kawasan pertanian. Tidak semua dataran tinggi di atasnya sempit, melainkan terdapat pula dataran tinggi yang puncaknya datar dan cukup luas, dataran tinggi semacam ini biasa disebut plato.
Dataran tinggi disebut juga plateau atau plato sanggup diartikan juga sebagai dataran luas yang bergelombang dan berbukit-bukit serta terletak pada ketinggian di atas 200 m. Dataran tinggi terbentuk sebagai hasil pengikisan dan sedimentasi. Contoh beberapa dataran tinggi antara lain Dataran Tinggi Dekkan, Dataran Tinggi Gayo, Dataran Tinggi Dieng, Dataran Tinggi Malang, dan Dataran Tinggi Alas. Dataran tinggi sanggup juga terjadi oleh bekas kaldera luas, yang tertimbun material dari lereng gunung sekitarnya. Dataran tinggi dari kategori terakhir ini antara lain yaitu Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah Indonesia.
2. Gunung
Gunung adalah suatu daratan yang menjulang lebih tinggi. Sekumpulan gunung berjejer membentuk pegunungan yang panjangnya biasanya sanggup mencapai ribuan kilometer serta membutuhkan waktu jutaan tahun untuk terbentuknya. Pegunungan terbentuk lantaran pergerakan lapisan kerak bumi. Adapun kerak bumi terbentuk dari lempeng yang ringkih saat lapisan mantel di bawah kulit bumi bergerak perlahan-lahan. Contoh gunung antara lain yaitu gunung tertinggi di daratan yaitu gunung Everest di Himalaya. Selain itu, terdapat puncak yang lebih tinggi, yaitu Mauna Kea di Hawaii yang menjulang dari permukaan bahari dan merupakan gunung berapi.
Pegunungan terpanjang yaitu Pegunungan Andes di Amerika Selatan. Secara umum jalur pegunungan di dunia terdiri atas dua bagian, yaitu jalur pegunungan lipatan muda mediterania dan jalur pegunungan lipatan muda sirkum pasifik. Jalur pegunungan lipatan muda sirkum mediterania membentang mulai dari Pegunungan Atlas di Benua Afrika cuilan utara menuju Pegunungan Alpen di Benua Eropa, Pegunungan Kaukasus, Pegunungan Himalaya di Benua Asia, Pegunungan Arakan Yoma, dan berujung di Indonesia.
Di Indonesia jalur pegunungan lipatan muda mediterania membentuk dua busur pegunungan, yaitu busur dalam vulkanik dan busur luar nonvulkanik. Busur dalam bersifat vulkanik dan tektonik sehingga kebanyakan pegunungan yang tersebar di kawasan Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku kawasan Saparua banyak gunung api aktif, menyerupai Gunung Krakatau. Adapun busur luar bersifat nonvulkanik tetapi bersifat tektonik.
Busur luar ini membentang mulai dari kawasan Pulau Simeulue, Nias, Mentawai kemudian cuilan pantai selatan Jawa, Pulau Sawu dan kepulauan Nusa Tenggara. Jalur pegunungan lipatan muda sirkum pasifik membentang mulai dari Pegunungan Andes di Amerika Selatan kemudian masuk ke Amerika Utara, yakni pegunungan Rocky, selanjutnya masuk ke Asia cuilan timur, yaitu pegunungan yang ada di Jepang, Filipina, dan berakhir di Indonesia tepatnya pegunungan di Kalimantan Utara, Sulawesi, Maluku, dan Irian Jaya. Di Irian Jaya pegunungan ini terbagi menjadi dua jalur, yaitu jalur pegunungan sepanjang pantai utara hingga Halmahera dan jalur pegunungan mulai Irian cuilan timur hingga Pulau Misol.
3. Danau
Danau adalah kumpulan genangan air yang cukup luas dan dikelilingi oleh daratan. Terdapat beberapa danau yang ukurannya sangat besar sehingga dinamakan bahari pedalaman. Air danau biasanya berbeda dengan air bahari yang asin, air danau segar dan rasanya tidak asin. Namun, memang terdapat beberapa danau yang airnya menguap saat terkena panas matahari sehingga air yang tersisa terasa sangat asin.
Danau juga sanggup diartikan sebagai sejumlah air (tawar atau asin) yang terakumulasi di suatu tempat yang cukup luas dan sanggup terjadi lantaran mencairnya gletser, anutan sungai, atau lantaran adanya mata air. Biasanya danau sanggup dipakai sebagai sarana rekreasi, dan olahraga. Kebanyakan danau yaitu air tawar dan banyak terdapat di belahan bumi utara pada ketinggian yang lebih atas. Finlandia dikenal sebagai “Tanah Seribu Danau” dan Minnesota dikenal sebagai “Tanah Sepuluh Ribu Danau”. Sekitar 60% danau dunia terletak di Kanada.
4. Lembah
Lembah adalah suatu cekungan yang ukurannya panjang di permukaan bumi. Lembah terbentuk oleh air dan es yang mengikis pegunungan atau di suatu kawasan lapisan kerak bumi yang merekah sehingga sebidang daratan terperosok.
Lembah sanggup dimaknai juga sebagai wilayah bentang alam yang dikelilingi oleh pegunungan atau perbukitan yang luasnya dari beberapa kilometer persegi hingga mencapai ribuan kilometer persegi. Lembah sanggup terbentuk dari beberapa proses geologis. Lembah gletser yang umumnya berbentuk-U terbentuk puluhan ribu tahun yang kemudian tanggapan pengikisan gletser. Selain berbentuk-U, lembah juga sanggup berbentuk-V.
Beberapa rujukan lembah yang populer di dunia diantaranya:
1. Grand Canyon (Amerika Serikat)
2. Death Valley (Amerika Serikat)
3. Lembah Indus (Pakistan)
5. Sungai
Sungai adalah cuilan dari permukaan bumi yang membentuk jalan raya alami dan membawa air dari pegunungan menuju lautan. Sungai biasanya sanggup mengubah permukaan daratan serta mengukir lembah dan jurang sepanjang lapisan batuan yang dilaluinya. Sungai berawal dari cuilan tinggi di pegunungan yang sumbernya sanggup berupa sebuah danau, rawa, atau gletser yang mencair.
Mulai dari percikan air yang kecil, sungai berkembang makin besar secara terusmenerus seiring dengan bergabungnya sungai-sungai kecil yang disebut anak sungai dan bergabung dengan sungai utama. Dalam perjalanannya mencari jalur yang paling cepat ke laut, sungai mengalir dari sisi curam lembah dan karenanya jatuh sebagai air terjun, salah satu rujukan sungai yaitu sungai terpanjang di dunia yaitu Sungai Nil di Mesir, sepanjang 6.670 km.
Keragaman bentuk relief permukaan bumi yang ada kini tidak terjadi begitu saja dengan sendirinya, tetapi merupakan hasil bentukan alam yang terjadi dengan proses yang sangat panjang dan lama. Proses perubahan permukaan bumi ini disebabkan oleh tenaga pembentuk muka bumi yang terdiri dari tenaga endogen, yaitu tenaga yang berasal dari dalam bumi dan tenaga eksogen, yaitu tenaga yang berasal dari luar bumi.
Dataran tinggi adalah suatu kawasan berbentuk datar di permukaan bumi yang mempunyai ketinggian lebih dari 500 meter di atas permukaan laut. Dataran tinggi biasanya mempunyai suhu udara yang sejuk dengan tanah yang subur sehingga cocok dipakai untuk pengembangan kawasan pertanian. Tidak semua dataran tinggi di atasnya sempit, melainkan terdapat pula dataran tinggi yang puncaknya datar dan cukup luas, dataran tinggi semacam ini biasa disebut plato.
Dataran tinggi disebut juga plateau atau plato sanggup diartikan juga sebagai dataran luas yang bergelombang dan berbukit-bukit serta terletak pada ketinggian di atas 200 m. Dataran tinggi terbentuk sebagai hasil pengikisan dan sedimentasi. Contoh beberapa dataran tinggi antara lain Dataran Tinggi Dekkan, Dataran Tinggi Gayo, Dataran Tinggi Dieng, Dataran Tinggi Malang, dan Dataran Tinggi Alas. Dataran tinggi sanggup juga terjadi oleh bekas kaldera luas, yang tertimbun material dari lereng gunung sekitarnya. Dataran tinggi dari kategori terakhir ini antara lain yaitu Dataran Tinggi Dieng di Jawa Tengah Indonesia.
2. Gunung
Gunung adalah suatu daratan yang menjulang lebih tinggi. Sekumpulan gunung berjejer membentuk pegunungan yang panjangnya biasanya sanggup mencapai ribuan kilometer serta membutuhkan waktu jutaan tahun untuk terbentuknya. Pegunungan terbentuk lantaran pergerakan lapisan kerak bumi. Adapun kerak bumi terbentuk dari lempeng yang ringkih saat lapisan mantel di bawah kulit bumi bergerak perlahan-lahan. Contoh gunung antara lain yaitu gunung tertinggi di daratan yaitu gunung Everest di Himalaya. Selain itu, terdapat puncak yang lebih tinggi, yaitu Mauna Kea di Hawaii yang menjulang dari permukaan bahari dan merupakan gunung berapi.
Pegunungan terpanjang yaitu Pegunungan Andes di Amerika Selatan. Secara umum jalur pegunungan di dunia terdiri atas dua bagian, yaitu jalur pegunungan lipatan muda mediterania dan jalur pegunungan lipatan muda sirkum pasifik. Jalur pegunungan lipatan muda sirkum mediterania membentang mulai dari Pegunungan Atlas di Benua Afrika cuilan utara menuju Pegunungan Alpen di Benua Eropa, Pegunungan Kaukasus, Pegunungan Himalaya di Benua Asia, Pegunungan Arakan Yoma, dan berujung di Indonesia.
Di Indonesia jalur pegunungan lipatan muda mediterania membentuk dua busur pegunungan, yaitu busur dalam vulkanik dan busur luar nonvulkanik. Busur dalam bersifat vulkanik dan tektonik sehingga kebanyakan pegunungan yang tersebar di kawasan Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, hingga Maluku kawasan Saparua banyak gunung api aktif, menyerupai Gunung Krakatau. Adapun busur luar bersifat nonvulkanik tetapi bersifat tektonik.
Busur luar ini membentang mulai dari kawasan Pulau Simeulue, Nias, Mentawai kemudian cuilan pantai selatan Jawa, Pulau Sawu dan kepulauan Nusa Tenggara. Jalur pegunungan lipatan muda sirkum pasifik membentang mulai dari Pegunungan Andes di Amerika Selatan kemudian masuk ke Amerika Utara, yakni pegunungan Rocky, selanjutnya masuk ke Asia cuilan timur, yaitu pegunungan yang ada di Jepang, Filipina, dan berakhir di Indonesia tepatnya pegunungan di Kalimantan Utara, Sulawesi, Maluku, dan Irian Jaya. Di Irian Jaya pegunungan ini terbagi menjadi dua jalur, yaitu jalur pegunungan sepanjang pantai utara hingga Halmahera dan jalur pegunungan mulai Irian cuilan timur hingga Pulau Misol.
3. Danau
Danau adalah kumpulan genangan air yang cukup luas dan dikelilingi oleh daratan. Terdapat beberapa danau yang ukurannya sangat besar sehingga dinamakan bahari pedalaman. Air danau biasanya berbeda dengan air bahari yang asin, air danau segar dan rasanya tidak asin. Namun, memang terdapat beberapa danau yang airnya menguap saat terkena panas matahari sehingga air yang tersisa terasa sangat asin.
Danau juga sanggup diartikan sebagai sejumlah air (tawar atau asin) yang terakumulasi di suatu tempat yang cukup luas dan sanggup terjadi lantaran mencairnya gletser, anutan sungai, atau lantaran adanya mata air. Biasanya danau sanggup dipakai sebagai sarana rekreasi, dan olahraga. Kebanyakan danau yaitu air tawar dan banyak terdapat di belahan bumi utara pada ketinggian yang lebih atas. Finlandia dikenal sebagai “Tanah Seribu Danau” dan Minnesota dikenal sebagai “Tanah Sepuluh Ribu Danau”. Sekitar 60% danau dunia terletak di Kanada.
4. Lembah
Lembah adalah suatu cekungan yang ukurannya panjang di permukaan bumi. Lembah terbentuk oleh air dan es yang mengikis pegunungan atau di suatu kawasan lapisan kerak bumi yang merekah sehingga sebidang daratan terperosok.
Lembah sanggup dimaknai juga sebagai wilayah bentang alam yang dikelilingi oleh pegunungan atau perbukitan yang luasnya dari beberapa kilometer persegi hingga mencapai ribuan kilometer persegi. Lembah sanggup terbentuk dari beberapa proses geologis. Lembah gletser yang umumnya berbentuk-U terbentuk puluhan ribu tahun yang kemudian tanggapan pengikisan gletser. Selain berbentuk-U, lembah juga sanggup berbentuk-V.
Beberapa rujukan lembah yang populer di dunia diantaranya:
1. Grand Canyon (Amerika Serikat)
2. Death Valley (Amerika Serikat)
3. Lembah Indus (Pakistan)
5. Sungai
Sungai adalah cuilan dari permukaan bumi yang membentuk jalan raya alami dan membawa air dari pegunungan menuju lautan. Sungai biasanya sanggup mengubah permukaan daratan serta mengukir lembah dan jurang sepanjang lapisan batuan yang dilaluinya. Sungai berawal dari cuilan tinggi di pegunungan yang sumbernya sanggup berupa sebuah danau, rawa, atau gletser yang mencair.
Mulai dari percikan air yang kecil, sungai berkembang makin besar secara terusmenerus seiring dengan bergabungnya sungai-sungai kecil yang disebut anak sungai dan bergabung dengan sungai utama. Dalam perjalanannya mencari jalur yang paling cepat ke laut, sungai mengalir dari sisi curam lembah dan karenanya jatuh sebagai air terjun, salah satu rujukan sungai yaitu sungai terpanjang di dunia yaitu Sungai Nil di Mesir, sepanjang 6.670 km.
Keragaman bentuk relief permukaan bumi yang ada kini tidak terjadi begitu saja dengan sendirinya, tetapi merupakan hasil bentukan alam yang terjadi dengan proses yang sangat panjang dan lama. Proses perubahan permukaan bumi ini disebabkan oleh tenaga pembentuk muka bumi yang terdiri dari tenaga endogen, yaitu tenaga yang berasal dari dalam bumi dan tenaga eksogen, yaitu tenaga yang berasal dari luar bumi.




Komentar
Posting Komentar