Negara Maju (Pengertian, Ciri-Ciri, Teladan Negara Maju)
Setiap negara niscaya menginginkan terciptanya kondisi yang maju dan makmur. Proses pembangunan pada umumnya dimulai sesudah negara tersebut merdeka. Para pemimpin negara tetapkan tujuan-tujuan negara dalam konstitusi (undang-undang dasar) yang mereka susun. Dengan kata lain, pembangunan merupakan suatu upaya untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut. Melalui pembangunan, bisa dilihat tahap-tahap kemajuan suatu negara.
a. Pengertian Negara Maju
Negara maju ialah negara yang rakyatnya mempunyai kesejahteraan atau kualitas hidup yang tinggi.
Menurut Bank Dunia, ada dua puluh empat negara yang masuk kategori negara maju. Mayoritas sistem pemerintahan yang dianut ialah sistem demokrasi yang diterapkan dengan baik. Rata-rata pendapatan per kapitanya tinggi dengan inflasi yang relatif rendah. Suatu negara termasuk negara maju kalau pendapatan per kapitanya mencapai US$ 11,456 atau lebih (menurut World Bank tahun 2007). Tingkat tabungan dan investasi tinggi, sementara utang luar negerinya sangat rendah.
b. Ciri-Ciri Negara Maju
Kemajuan suatu negara umumnya diukur dari keberhasilannya dalam memajukan bidang-bidang berikut ini.
1) Keadaan Ekonomi
Suatu negara dikatakan maju pertama-tama dilihat dari perekonomiannya, baik secara kualitatif maupun kuantitatif.
a) Pendapatan Per Kapita yang Tinggi
Pendapatan per kapita yang tinggi merupakan ciri utama negara maju. Salah satu penyebab tingginya pendapatan per kapita ialah kemampuan mengoptimalkan sumber daya perekonomian yang ada untuk membuat pendapatan.
b) Kegiatan Utama pada Sektor Industri dan Jasa
Struktur ekonomi masyarakat di negara maju sudah bergeser dari perekonomian agraris ke perekonomian industri. Artinya, mata pencaharian pokok rakyat di negara maju berasal dari sektor industri dan jasa. Akan tetapi tidak berarti hasil produksi pertanian di negara industri lantas mengecil. Pertanian di negara maju dikembangkan dengan teknologi canggih sehingga bisa lebih produktif dan menghasilkan produk pertanian yang berkualitas.
c) Sumber Daya Alam Dimanfaatkan Secara Optimal
Sumber daya alam merupakan modal yang sangat penting bagi pembangunan untuk mencapai kesejahteraan manusia. Sumber daya alam ini dimanfaatkan untuk banyak sekali keperluan, terutama untuk makanan dan sumber energi. Di negara maju, perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan lebih canggih serta sumber daya alam sanggup dimanfaatkan secara optimal.
Akan tetapi, ada kecenderungan mereka mengeksploitasinya secara berlebihan alasannya ialah kebutuhan terhadap energi di negara maju juga jauh lebih besar.
d) Produktivitas Nasional
Perekonomian modern ditandai dengan tingginya produktivitas nasional. Hal ini terlihat dari semakin meningkatnya efisiensi produksi dan jumlah produk yang dihasilkan. Salah satu faktor pendorong ialah adanya spesialisasi (pembagian) kerja. Pembagian kerja akan meningkatkan kemampuan produksi buruh. Setiap pekerja menjadi lebih efisien daripada sebelumnya. Spesialisasi bisa menghemat waktu, sekaligus meningkatkan keahlian pekerja. Akhirnya, produktivitas nasional pun meningkat.
e) Ketersediaan Modal
Untuk memulai sebuah usaha, tentu diharapkan modal. Modal ini sanggup berupa uang, gedung (tanah), dan mesinmesin. Modal sanggup terkumpul apabila masyarakat tidak membelanjakan keseluruhan pendapatannya untuk acara konsumsi, tetapi menyisihkan sebagian untuk ditabung atau dibelikan barang-barang modal. Apabila modal tersebut telah dialihkan menjadi suatu perjuangan akan membuka lapangan kerja dan meningkatkan produksi. Akibatnya, perekonomian semakin membaik.
Di negara-negara maju, pembentukan modal sanggup berlangsung secara efektif. Hal ini alasannya ialah tingkat pendapatan masyarakat yang cukup tinggi. Pendapatan masyarakat tersebut sebagian ditabung sebagai pembentuk modal.
2) Keadaan Penduduk
Selain dari segi ekonomi, keberhasilan pembangunan dalam perjuangan memajukan negara juga dilihat dari segi kependudukan.
a) Pertumbuhan Penduduk
Pertumbuhan penduduk yang rendah merupakan salah satu ciri negara maju. Rata-rata pertumbuhan penduduk kurang dari satu persen per tahun. Di negara maju, masyarakatnya cenderung menunda usia perkawinan dan membatasi jumlah anak. Bagi mereka, mempunyai anak membutuhkan pertimbangan yang serius. Oleh alasannya ialah itu, mereka belum akan mempunyai anak kalau mereka merasa belum siap.
Kecenderungan ini didukung oleh kecanggihan teknologi kedokteran dan obat-obatan penunda kehamilan. Rendahnya tingkat pertumbuhan penduduk mengakibatkan komposisi penduduk di negara maju didominasi oleh golongan bau tanah (dewasa). Angka ketergantungan usia nonproduktif terhadap usia produktif pun menjadi rendah. Dengan jumlah tanggungan yang kecil, keluarga-keluarga di negara maju bisa memenuhi kebutuhan hidupnya dengan lebih baik.
b) Tingkat Kesejahteraan Masyarakat
Kesejahteraan penduduk di negara-negara maju umumnya sangat terjamin. Pemerintah menunjukkan jaminan yang melindungi setiap penduduknya dari risiko kehilangan pendapatan, ibarat kecelakaan kerja, sakit, cacat, masa tua, hamil, dan pengangguran. Berbagai jaminan ini dikelola oleh dinas sosial di negara tersebut.
Bagi masyarakat yang mampu, mereka diberi kebebasan mengoptimalkan tingkat kesejahteraannya. Pemerintah hanya menunjukkan sarana serta infrastruktur penunjang ibarat jalan,
sekolah, jembatan, rumah sakit, dan gedung publik. Fasilitas yang diberikan memungkinkan penduduk di negara maju sanggup mengakses pelayanan kesehatan dan pendidikan secara merata. Hasilnya, sebagian besar masyarakat di negara maju (sekitar 95%) bisa membaca, menulis (melek huruf), dan bisa melanjutkan pendidikan tinggi, serta rata-rata usia impian hidup mencapai 79 tahun. 3) Keadaan Sosial Budaya
Faktor sosial budaya di negara maju didasari oleh penalaran (rasionalitas). Mereka tidak percaya pada hal-hal yang tidak bisa diterima rasio (akal sehat). Bagi mereka, keberhasilan hanya bisa diperoleh dengan bekerja keras, berhemat, dan membuatkan potensi yang ada.
4) Kemajuan Teknologi
Teknologi memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat di negara-negara maju. Teknologi ini berkaitan dengan cara atau metode produksi yang diperbarui. Penemuan teknologi di negara maju akan menaikkan produktivitas buruh, modal, dan faktor produksi yang lain.
c. Beberapa Negara Maju di Dunia
Menurut data Bank Dunia, ada dua puluh empat negara maju yang mempunyai pendapatan per kapita tinggi dan memenuhi ciri-ciri negara maju lainnya. Negara-negara tersebut adalah:
1) Swiss 7) Spanyol 13) Italia 19) Finlandia
2) Australia 8) Prancis 14) Inggris 20) Norwegia
3) Austria 9) Jerman 15) Jepang 21) Luksemburg
4) Belgia 10) Yunani 16) Swedia 22) Selandia Baru
5) Kanada 11) Islandia 17) Portugal 23) Republik Korea
6) Denmark 12) Irlandia 18) Belanda 24) Amerika Serikat
![]() |
| Negara Maju |
Negara maju ialah negara yang rakyatnya mempunyai kesejahteraan atau kualitas hidup yang tinggi.
Menurut Bank Dunia, ada dua puluh empat negara yang masuk kategori negara maju. Mayoritas sistem pemerintahan yang dianut ialah sistem demokrasi yang diterapkan dengan baik. Rata-rata pendapatan per kapitanya tinggi dengan inflasi yang relatif rendah. Suatu negara termasuk negara maju kalau pendapatan per kapitanya mencapai US$ 11,456 atau lebih (menurut World Bank tahun 2007). Tingkat tabungan dan investasi tinggi, sementara utang luar negerinya sangat rendah.
b. Ciri-Ciri Negara Maju
Kemajuan suatu negara umumnya diukur dari keberhasilannya dalam memajukan bidang-bidang berikut ini.
1) Keadaan Ekonomi
Suatu negara dikatakan maju pertama-tama dilihat dari perekonomiannya, baik secara kualitatif maupun kuantitatif.
a) Pendapatan Per Kapita yang Tinggi
Pendapatan per kapita yang tinggi merupakan ciri utama negara maju. Salah satu penyebab tingginya pendapatan per kapita ialah kemampuan mengoptimalkan sumber daya perekonomian yang ada untuk membuat pendapatan.
b) Kegiatan Utama pada Sektor Industri dan Jasa
Struktur ekonomi masyarakat di negara maju sudah bergeser dari perekonomian agraris ke perekonomian industri. Artinya, mata pencaharian pokok rakyat di negara maju berasal dari sektor industri dan jasa. Akan tetapi tidak berarti hasil produksi pertanian di negara industri lantas mengecil. Pertanian di negara maju dikembangkan dengan teknologi canggih sehingga bisa lebih produktif dan menghasilkan produk pertanian yang berkualitas.
![]() |
| Kegiatan Utama pada Sektor Industri dan Jasa Tahun 2007 |
Sumber daya alam merupakan modal yang sangat penting bagi pembangunan untuk mencapai kesejahteraan manusia. Sumber daya alam ini dimanfaatkan untuk banyak sekali keperluan, terutama untuk makanan dan sumber energi. Di negara maju, perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan lebih canggih serta sumber daya alam sanggup dimanfaatkan secara optimal.
Akan tetapi, ada kecenderungan mereka mengeksploitasinya secara berlebihan alasannya ialah kebutuhan terhadap energi di negara maju juga jauh lebih besar.
d) Produktivitas Nasional
Perekonomian modern ditandai dengan tingginya produktivitas nasional. Hal ini terlihat dari semakin meningkatnya efisiensi produksi dan jumlah produk yang dihasilkan. Salah satu faktor pendorong ialah adanya spesialisasi (pembagian) kerja. Pembagian kerja akan meningkatkan kemampuan produksi buruh. Setiap pekerja menjadi lebih efisien daripada sebelumnya. Spesialisasi bisa menghemat waktu, sekaligus meningkatkan keahlian pekerja. Akhirnya, produktivitas nasional pun meningkat.
e) Ketersediaan Modal
Untuk memulai sebuah usaha, tentu diharapkan modal. Modal ini sanggup berupa uang, gedung (tanah), dan mesinmesin. Modal sanggup terkumpul apabila masyarakat tidak membelanjakan keseluruhan pendapatannya untuk acara konsumsi, tetapi menyisihkan sebagian untuk ditabung atau dibelikan barang-barang modal. Apabila modal tersebut telah dialihkan menjadi suatu perjuangan akan membuka lapangan kerja dan meningkatkan produksi. Akibatnya, perekonomian semakin membaik.
Di negara-negara maju, pembentukan modal sanggup berlangsung secara efektif. Hal ini alasannya ialah tingkat pendapatan masyarakat yang cukup tinggi. Pendapatan masyarakat tersebut sebagian ditabung sebagai pembentuk modal.
2) Keadaan Penduduk
Selain dari segi ekonomi, keberhasilan pembangunan dalam perjuangan memajukan negara juga dilihat dari segi kependudukan.
a) Pertumbuhan Penduduk
Pertumbuhan penduduk yang rendah merupakan salah satu ciri negara maju. Rata-rata pertumbuhan penduduk kurang dari satu persen per tahun. Di negara maju, masyarakatnya cenderung menunda usia perkawinan dan membatasi jumlah anak. Bagi mereka, mempunyai anak membutuhkan pertimbangan yang serius. Oleh alasannya ialah itu, mereka belum akan mempunyai anak kalau mereka merasa belum siap.
Kecenderungan ini didukung oleh kecanggihan teknologi kedokteran dan obat-obatan penunda kehamilan. Rendahnya tingkat pertumbuhan penduduk mengakibatkan komposisi penduduk di negara maju didominasi oleh golongan bau tanah (dewasa). Angka ketergantungan usia nonproduktif terhadap usia produktif pun menjadi rendah. Dengan jumlah tanggungan yang kecil, keluarga-keluarga di negara maju bisa memenuhi kebutuhan hidupnya dengan lebih baik.
b) Tingkat Kesejahteraan Masyarakat
Kesejahteraan penduduk di negara-negara maju umumnya sangat terjamin. Pemerintah menunjukkan jaminan yang melindungi setiap penduduknya dari risiko kehilangan pendapatan, ibarat kecelakaan kerja, sakit, cacat, masa tua, hamil, dan pengangguran. Berbagai jaminan ini dikelola oleh dinas sosial di negara tersebut.
Bagi masyarakat yang mampu, mereka diberi kebebasan mengoptimalkan tingkat kesejahteraannya. Pemerintah hanya menunjukkan sarana serta infrastruktur penunjang ibarat jalan,
sekolah, jembatan, rumah sakit, dan gedung publik. Fasilitas yang diberikan memungkinkan penduduk di negara maju sanggup mengakses pelayanan kesehatan dan pendidikan secara merata. Hasilnya, sebagian besar masyarakat di negara maju (sekitar 95%) bisa membaca, menulis (melek huruf), dan bisa melanjutkan pendidikan tinggi, serta rata-rata usia impian hidup mencapai 79 tahun. 3) Keadaan Sosial Budaya
Faktor sosial budaya di negara maju didasari oleh penalaran (rasionalitas). Mereka tidak percaya pada hal-hal yang tidak bisa diterima rasio (akal sehat). Bagi mereka, keberhasilan hanya bisa diperoleh dengan bekerja keras, berhemat, dan membuatkan potensi yang ada.
4) Kemajuan Teknologi
Teknologi memegang peranan penting dalam kehidupan masyarakat di negara-negara maju. Teknologi ini berkaitan dengan cara atau metode produksi yang diperbarui. Penemuan teknologi di negara maju akan menaikkan produktivitas buruh, modal, dan faktor produksi yang lain.
c. Beberapa Negara Maju di Dunia
Menurut data Bank Dunia, ada dua puluh empat negara maju yang mempunyai pendapatan per kapita tinggi dan memenuhi ciri-ciri negara maju lainnya. Negara-negara tersebut adalah:
1) Swiss 7) Spanyol 13) Italia 19) Finlandia
2) Australia 8) Prancis 14) Inggris 20) Norwegia
3) Austria 9) Jerman 15) Jepang 21) Luksemburg
4) Belgia 10) Yunani 16) Swedia 22) Selandia Baru
5) Kanada 11) Islandia 17) Portugal 23) Republik Korea
6) Denmark 12) Irlandia 18) Belanda 24) Amerika Serikat



Komentar
Posting Komentar